Kamis, 29 Juli 2010

Banyak Proyek PU di Minsel Terbengkalai

TRIBUN MANADO, AMURANG - Kesal Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum (PU) Minsel sudah dua kali dipanggil mengikuti dengar pendapat (hearing) oleh Komisi Dua DPRD Minsel, namun tak pernah datang. Beberapa anggota dewan langsung membeberkan  sejumlah pekerjaan dinas ini yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR).

''Sebenarnya kami menginginkan dengar pendapat secepatnya, tapi  Kadis PU tidak pernah datang. Padahal Minsel dalam APBD-P ketambahan Rp 47 miliar, di mana Dinas PU kebagian puluhan miliar untuk perbaikan infrastruktur. Kami juga tahu ada beberapa proyek yang belum terealisasi,''ujar Ritta Kawung SPd, anggota Komisi Dua, DPRD Minsel.

Hanya saja, karena tak pernah memenuhi panggilan, maka diapun membeberkan sejumlah proyek yang mendesak ada perbaikan dan penyelesaian. "Ini baru yang di dapil dua ya, belum dapil-dapil lain yang belum dituntaskan," ujarnya.

Beberapa proyek yang belum tuntas itu antara lain, Raanan Baru- Toyopon sepanjang tiga kilometer, jalan Lingkar Motoling, jalan perkebunan Rataulur, jalan yang menhubungkan Desa Motoling Dua dan Desa Motoling Mawale, serta jalan Malola menuju Makasili.

Sedangkan jalan Lingkar Motoling, menurutnya merupakan jalan alternatif, sehingga kalau ada acara yang berpotensi memacetkan lalulintas, jalan ini bisa mengatasi kemacetan.

Sementara jalan Perkebunan Ratauulur, menurutnya tak bisa ditunda lagi, karena merupakan jalan yang mengubungkan pusat perekonomian di desa bahkan kurang lebih di tiga Kecamatan. "Pekerjaan yang lalu asal jadi, bukan menguntungkan petani tapi malah merugikan," ujarnya.

Paling parah katanya, jalan yang menghubungkan Desa Motoling Dua dan Motoling Mawale, yang sudah hampir putus. Pembangunan jalan yang belum ditindaklanjuti oleh Dinas PU, bukan hanya dikeluhkan oleh anggota DPRD, beberapa tokoh masyarakat pun menilai hal yang sama.

Wellem Sangian, Mantan Hukum Tua Pakuure Dua mengatakan, Dinas PU  juga harus menlanjutkan pengaspalan jalan Pakuure-Tenga, yang belum ada tanda-tanda kelanjutannya.. "Itu sudah janji bupati untuk diperabiki tahun ini, makanya kami berharap Dinas PU memperhatikannya,"ujar Sangian. (david kusuma)
Daftar Proyek Butuh Perbaikan Dinas PU  
1). Penyelesaian Jalan Raanan Baru - Toyopon sepanjang Tiga Kilometer
2). Jalan Lingkar Motoling yang Merupakan Jalan Alternatif
3). Jalan Perkebunan Ratauulur, pusat perekonomian yang menghubungkan tiga kecamatan
4). Jalan Pakuure-Tenga yang belum ada kelanjutan pengaspalannya.
5). Jalan penghubung Desa Motoling dan Desa Motoling Mawale hampir putus
6). Jalan penghubung Desa Malola-Makasili.
7) Jalan antara Desa Pakuure menuju Makasili

Sumber : Komisi Dua DPRD Minsel dan Pengakuan Tokoh Masyaraka
t




Tidak ada komentar:

Posting Komentar